SMA ISLAM KEPANJEN

Laporan Produksi Sabun Herbal ( Tahap 1 )

SMA ISLAM KEPANJEN

2014 – 2015

Men-glycerin-soap-2

Latar Belakang

Kesehatan adalah merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan kita, untuk itu maka perlu untuk menjaga agar selalu sehat. Dalam menjaga kebersihan anggota badan kita tidak asing lagi dengan yang namanya sabun. Sabun sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat masa ini. Jika kita mandi tanpa sabun maka akan terasa ada yang kurang. Sabun sangat berperan dalam mengangkat kotoran yang melekat di kulit.

Pada perkembangannya seperti sekarang, semakin banyak jenis sabun yang beredar di pasaran, mulai dari sabun untuk membersihkan kotoran dan bersifat khusus untuk kecantikan maupun umum salah satunya yaitu sabun herbal. Pada makalah ini kami akan menjelaskan tentang bagaimana cara membuat sabun herba.

Tujuan

Dalam pembuatan makalah ini, penulis mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut:

1. Menghasilkan pengolahan dengan keterampilan tentang pembuatan sabun herbal

2. Menambah wawasan dalam dunia kerja dimasa yang akan datang

3. Menciptakan sebuah produk sabun baru yang lebih sedikit menggunakan bahan kimia yang akan merusak kulit.

Alat dan Bahan

  • Alat
  1. Gelas beker
  2. Alat pengaduk
  3. Thermometer
  4. Spiritus
  5. Timbangan
  1. Gelas ukur
  2. Kaki tiga
  3. Kasa
  4. Korek api

 

  • Bahan
  1. Minyak kelapa 100 ml
  2. NaOH 20 gr + Air 50 cc
  3. Asam stearat 35 – 40 gr
  4. Alcohol 60 ml
  5. Gliserin 10 ml
  6. TEA 30 ml
  7. Ekstra sirih 1 ml / secukupnya
  8. Pewarna secukupnya
  9. Gula 50gr + Air 50 ml

 

Cara Membuat Sabun Transparan Herbal

  1. Minyak kelapa 100 ml dituangkan ke dalam wadah A dan dipanaskan kurang lebih 80 derajat, angkat dari pemanas.
  2. NaOh + Air 50 ml di aduk rata samapai larut homogen
  3. (1) + (2) campur diwadah A, aduk rata sebentar ( sekitar 1 menit )dan dipanaskan lagi sambil diaduk., usahakan suhu tetap stabil sekitar 80 – 100 derajat tetap diaduk rata ( lebih baik sekitar 20 menit ). Disini akan tampak larutan memutih kental karena proses penyabunan. Kemudian wadah A angkat dari pemanas.
  4. Asama stearat dipanaskan di wadah lain ( boleh wadah B ) sampai meleleh atau mencair, sebaiknya wadah ditutup.
  5. (3) + ( asam stearat dalam kedaan cair ) aduk rata hingga homogen ( larutran menggumpal ) siap – siap di panaskan lagi.
  6. (5) + alcohol aduk rata, kemudian panaskan di atas pemanas dengan suhu sekitar 100 derajat / mendidih.
  7. (6) + ( gliserin & TEA ) aduk rata dengan tetap di panaskan sampai mendidih selama sekitar 3 – 5 menit atau sampai jernih.
  8. (7) + larutan gula ( gula 50 gr + air 50 ml ) aduk rata.
  9. (8) tunggu sampai 60 derajat celcius + pewarna secukupnya.
  10. (9) + parfum secukupnya
  11. Tuangkan ke dalam cetakan, diamkan sekitar 3 jam, sabun akan mengeras dengan sendirinya.
  12. Angkat dari cetakan atau dengan membalikkan cetakan, sabun akan terlepas dan sipa dikemas.

 

Pembahasan

Dari hasil praktek yang kami lakukan sendiri banyak perbedaan dengan hasil praktek dari aka farma. Banyak perbedaan mulai dari bahan untuk membuat, proses pembuatannya, dan hasil akhirnya juga berbeda. Sabun yang kita buat tidak menghasilkan busa dan warnanya tidak bening sedangkan contoh dari aka farma berbusa dan warnanya bening.

 

Evaluasi

Untuk percobaan praktek pembuatan Sabun Herbal transparan yang pertama ini kami masih belum berhasil, dikarenakan kami salah menggunakan bahan dasar berupa minyak, seharusnya menggunakan minyak kelapa atau lebih terkenalnya minyak goreng cap Ikan Dorang. Tapi kita menggunakan minyak goreng dari bahan kelapa sawit. hasil sabun buatan kami menjadi keras dan tidak mengeluarkan busa, selain itu jika dipakai pada kulit akan menjadi kasar. Dan kami juga salah menggunakan gula yang membuat sabun menjadi tidak bening melainkan keruh. Warna yang kami gunakan juga terlalu pekat.

 

Foto Kegiatan

GJGJ

FHHR

Advertisements